Tuesday, April 11, 2017

Komponen Ekosistem IPA Kelas VII

contoh ekosistem kebun
contoh ekosistem kebun
Perhatikan Gambar diatas. Gambar apakah itu? Gambar itu menunjukkan salah satu contoh ekosistem kebun. Dalam ekosistem tersebut, dapatkah kamu menyebutkan makhluk hidup dan benda tak hidup yang ada di dalamnya? Pohon, rumput, ulat, bahkan jasad renik yang tidak tampak oleh mata telanjang merupakan makhluk hidup. Makhluk hidup itu yang disebut komponen biotik (bio = hidup). Tanah, udara, air, cahaya matahari termasuk komponen abiotik (a = tidak, bio = hidup). Apakah peran kedua komponen itu dalam ekosistem?

1. Komponen Abiotik

Marilah kita mulai dengan tempat hidup suatu tumbuhan, yaitu tanah. Tanah terdiri dari butiran-butiran tanah yang mengandung unsur hara/unsur anorganik dan bahan organik. Tanah gembur yang banyak rongga udara akan mempermudah akar tumbuhan mendapat makanan. Kebutuhan makanan tidak hanya diperoleh dari dalam tanah, tetapi juga dari udara yang mengandung oksigen, nitrogen, hidrogen dalam bentuk uap air dan karbondioksida. Gas karbon dioksida digunakan tumbuhan dalam proses fotosintesis. Oksigen yang dihasilkan dari proses ini dikeluarkan ke udara bebas untuk respirasi makhluk hidup.

Tahukah kamu, bahwa sebagian tubuh kita dan makhluk hidup lainnya terdiri atas air? Dari manakah air diperoleh? Coba perhatikan Gambar berikut:
Siklus Air
Siklus Air
Sinar matahari menguapkan air, dan uap air pada ketinggian tertentu membentuk awan. Suhu dingin menyebabkan awan berkondensasi menjadi embun yang pada akhirnya turun sebagai hujan di atas permukaan tanah maupun di sungai dan mengalir ke laut.

Air meresap ke dalam tanah sebagai air tanah kemudian diserap tumbuhan. Air diperlukan semua organisme untuk berlangsungnya proses-proses dalam tubuh.

Sinar matahari merupakan sumber energi bagi tumbuhan untuk melakukan fotosintesis yang menghasilkan zat makanan. Zat makanan merupakan energi kimia yang dibutuhkan oleh semua organisme untuk menghasilkan energi untuk melakukan proses-proses kehidupannya.

2. Komponen Biotik

Komponen biotik meliputi semua makhluk hidup yang terdapat dalam ekosistem. Berdasarkan fungsinya di dalam ekosistem, makhluk hidup dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu produsen, konsumen, dan dekomposer atau pengurai.

a. Produsen

Tumbuhan hijau mampu memanfaatkan cahaya matahari untuk menghasilkan zat makanan melalui proses potosintesis, sehingga disebut sebagai produsen. Organisme yang dapat membuat makanan sendiri disebut organisme autotrof. Gambaran reaksi kimia proses fotosintesis adalah sebagai berikut.
reaksi kimia proses fotosintesis
reaksi kimia proses fotosintesis
Zat makanan yang terbentuk merupakan energi kimiawi yang tersimpan pada bagian daun, batang, akar atau buah. Hasil fotosintesis lainnya adalah berupa oksigen dilepas ke udara bebas dan digunakan oleh makhluk hidup lainnya.

b. Konsumen

Manusia dan hewan termasuk dalam golongan konsumen karena keduanya tidak dapat membuat makanan sendiri. Konsumen disebut juga organisme heterotrof, artinya organisme yang tergantung organisme lain untuk mendapatkan makanan.
Berdasarkan jenis makanannya, organisme yang mendapatkan makanan dari tumbuhan saja disebut herbivora, organisme yang hanya makan hewan disebut karnivora. Organisme yang mendapatkan makanan dari tumbuhan maupun hewan disebut omnivora.

Contoh Hewan Herbivora
Hewan herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan. Hewan-hewan ini menjadikan tumbuhan sebagai makanan dan sumber energinya. Beberapa ciri yang dimiliki oleh hewan herbivora di antaranya memiliki gigi geraham yang banyak dan rapat, berdarah panas, berkaki empat, beranak (vivipar), dan hidup di daratan. Pada contoh hewan herbivora berikut ini Anda akan menemukan semua ciri-ciri tersebut.
  1. Zebra (Equus burchelli)
  2. Kambing (Capra aegagrus sp.)
  3. Kuda (Equus caballus sp.)
  4. Sapi (Bos taurus)
  5. Rusa (Cervidae goldfuss)
  6. Serangga (Insekta)
  7. Badak (Ceratotherium simum)
  8. Tapir (Tapirus bairdii)
  9. Jerapah (Giraffa camelopardalis)
  10. Gajah (Elephas maximus)
Zebra (Equus burchelli)
Zebra (Equus burchelli)
Serangga (Insekta)
Serangga (Insekta)
Contoh Hewan Herbivora
Contoh Hewan Herbivora
Contoh Hewan Karnivora
Hewan karnivora adalah hewan pemakan daging. Hewan-hewan dari jenis ini memangsa hewan lain kemudian menjadikannya sebagai makanan dan sumber energi. Hewan karnivora memiliki ciri-ciri yaitu punya gigi taring yang tajam dan cakar yang kuat. Gigi taring digunakan untuk mencabik-cabik makanannya yang berupa daging sedangkan cakar kuat digunakan untuk mencengkram mangsanya. Secara lebih lengkap, silakan pahami contoh hewan karnivora beserta nama latinnya berikut ini.
  1. Singa (Panthera leo)
  2. Harimau (Panthera tigris)
  3. Serigala (Canis lupus)
  4. Anjing (Canis familiaris)
  5. Kucing (Felis catus)
  6. Buaya (Crocodylus sp.)
  7. Elang (Nisaetus bartelsi)
  8. Ular Kobra (Naja sp.)
  9. Ikan Tongkol (Euthynnus affinis)
  10. Ikan Hiu (Selachimorpha sp.)
Contoh Hewan Karnivora
Contoh Hewan Karnivora
Contoh Hewan Omnivora
Hewan omnivora adalah hewan yang jenis makanannya berupa hewan dan tumbuhan. Hewan jenis ini sering pula disebut hewan pemakan segalanya. Ciri hewan omnivora adalah adanya gigi seri yang tajam dan gigi geraham yang rapat. Gigi seri yang tajam digunakan untuk memotong dan mengigit, sedangkan gigi geraham yang rapat digunakan untuk mengunyah makanan yang ia peroleh. Selain itu, hewan omnivora umumnya juga mempunyai sistem pencernaan yang lebih rumit. Hal ini dikarenakan jenis makanan yang dicerna olehnya memiliki sifat yang lebih beragam. Berikut ini adalah beberapa contoh hewan omnivora lengkap dengan gambar dan nama latinnya.
  1. Tikus (Rattus argentiventer)
  2. Monyet (Macaca fascicularis)
  3. Burung (Aves)
  4. Babi (Sus barbatus)
  5. Ayam (Gallus gallus domesticus)
  6. Bebek (Merginae sp.)
  7. Musang Luwak (Paradoxurus hermaphroditus)
  8. Angsa (Genera coscoroba)
Contoh Hewan Omnivora
Contoh Hewan Omnivora

c. Dekomposer atau Pengurai

Apa yang terjadi pada sisa-sisa bagian pohon yang tumbang/mati setelah 1 minggu, 1 bulan atau lebih? Di permukaan batang tanaman yang mati akan terlihat jamur maupun bakteri yang melakukan pembusukkan. Di sinilah nampak peran dari dekomposer atau pengurai dalam menguraikan zat organik yang terdapat pada makhluk hidup yang sudah mati menjadi zat yang lebih sederhana, seperti mineral atau zat organik lain.
Jamur - Contoh Organisme Pengurai
Jamur - Contoh Organisme Pengurai
Makhluk hidup yang berperan sebagai pengurai adalah bakteri dan jamur saprofit. Zat mineral atau zat hara hasil penguraian meresap ke dalam tanah yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan.

Keseimbangan ekosistem dapat terjadi bila ada hubungan timbal balik yang harmonis antarkomponen biotik dan abiotik.
(ref: Dinas Pendidikan Nasional)
Beri Komentar

0 comments