Sunday, September 02, 2018

Pembahasan Soal SBMPTN Biologi Sistem Ekskresi

Pembahasan soal SBMPTN bidang studi biologi tentang sistem eksresi ini meliputi beberapa sub topik dalam bab sistem ekskresi yaitu limbah hasil metabolisme atau ekskret, sistem ekskresi manusia, organ-organ ekskresi, proses pembentukan urin, faktor yang mempengaruhi produksi urin, sistem ekskresi hewan, dan kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi manusia. Dari beberapa soal yang pernah keluar di SBMPTN biologi, model soal tentang sistem ekskresi yang sering keluar antara lain mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi sistem ekskresi pada manusia, menjelaskan sistem ekskresi pada ikan, mengenali kelainan atau penyakit pada sistem ekskresi manusia, mengidentifikasi zat-zat sisa yang diproses atau dikeluarkan melalui sistem ekskresi, dan mengidentifikasi karakter dan fungsi organ-organ ekskresi.

Pembahasan Soal SBMPTN Biologi Sistem Ekskresi
Pembahasan Soal SBMPTN Biologi Sistem Ekskresi 

Soal 1
Pada badan Malpighi ginjal terjadi proses ...
A. Penyerapan kembali glukosa
B. Filtrasi cairan darah
C. Reabsorbsi protein
D. Reabsorpsi air
E. Pengeluaran protein

Pembahasan :
Ginjal merupakan salah satu organ pada sistem ekskresi yang memiliki peran sangat penting. Ginjal bertugas dalam proses pembentukan urin dan mengendalikan potensial air pada darah yang melewatinya.

Ginjal tersusun atas banyak nefron yaitu suatu unit struktural dan fungsional ginjal. Setiap nefron mengandung badan malpighi dan saluran nefron yang panjang dan berbelit.

Badan malpighi terdiri atas beberapa bagian, yaitu:
1. Glomerulus
2. Kapsula Bowman

Badan malpighi terlibat dalam proses pembentukan urin. Glomerulus pada badan malpighi merupakan tempat berlangsungnya tahapan filtrasi yaitu proses penyaringan darah.

Cairan darah yang sudah mengalami penyaringan menjadi bersih karena sisa-sisa metabolismenya sudah terbuang ke dalam urin primer.
Jawaban : B

Soal 2
Organ tubuh manusia yang mempunyai fungsi filtrasi dan reabsorbsi adalah ...
A. Hati
B. Ginjal
C. Kulit
D. Usus
E. Paru-paru

Pembahasan :
Filtrasi adalah proses penyaringan sedangkan reabsorpsi adalah proses penyerapan kembali. Berhubungan dengan sistem organ, maka filtrasi dan reabsorbsi merupakan proses-proses yang terjadi di dalam sistem ekskresi.

Filtrasi dan reabsorpsi merupakan dua tahapan proses yang berlangsung selama pembentukan urin. Filtrasi adalah proses penyaringan darah yang berlangsung di glomerulus.

Reabsorpsi adalah proses penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna seperti glukosa dan ion organik. Zat-zat tersebut diserap kembali dari urin primer dan berlangsung di tubulus kontortus proksimal.

Glomerulus dan tubulus kontortus proksimal merupakan bagian-bagian dari ginjal. Jadi, organ tubuh yang mempunyai fungsi filtrasi dan reabsorpsi adalah ginjal.
Jawaban : B

Soal 3
NH3 sebagai hasil metabolisme protein dan CO2 sebagai hasil respirasi dapat membentuk ure yang kemudian diekskresikan. Pembentukan urea tersebut terjadi di dalam ....
A. Hati
B. Ginjal
C. Kantung urin
D. Usus besar
E. Usus halus

Pembahasan :
NH3 dan CO2 merupakan zat sisa yang bersifat beracun sehingga harus segera dikeluarkan dari tubuh. Proses menetralisir NH3 dan CO2 dikenal dengan siklus ornitin.

Siklus ornitin berkaitan dengan peran enzim arginase yang berfungsi untuk mengubah asam amino arginin menjadi asam amino ornitin dan urea.

Ornitin yang tebentuk berfungsi untuk mengikat NH3 dan CO2 yang bersifat racun. Dalam sel-sel tubuh, ornitin diubah menjadi asam amino sitrulin.

Sitrulin berperan mengikat NH3 menjadi arginin yang hanya dapat diuraikan di dalam hati, sedangkan urea dari hati diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urin.

Hati merupakan satu-satunya kelenjar yang menghasilkan enzim arginase. Jadi, pembentukan urea tersebut terjadi di dalam hati.
Jawaban : A

Soal 4
Volume air yang dikeluarkan dari tubuh manusia tergantung pada ...
1. Jumlah air yang diminum
2. Jumlah garam yang dikeluarkan darah
3. Kerja hormon antidiuretik
4. Jumlah air di dalam jaringan

Pembahasan :
Volume air yang dikeluarkan dari tubuh berhubungan dengan proses pembentukan urin dan ekskresi keringat. Banyaknya jumlah urin yang dibentuk ginjal bergantung pada beberapa faktor berikut:
1. Jumlah air yang diminum
2. Jumlah garam yang harus dikeluarkan dari darah
3. Hormon antidiuretik ADH
4. Zat-zat diuretik

Sehubungan dengan volume air yang dikeluarkan melalui keringat, maka volume air yng dikeluarkan dari tubuh manusia juga bergantung pada jumlah air di dalam jaringan karena keringat merupakan cairan jaringan yang mengandung air, larutan garam beserta urea.

Dengan demikian, 1, 2, 3, dan 4 benar.
Jawaban : E

Soal 5
Jika dalam urine seseorang terdapat glukosa sedangkan ia tidak menderita diabetes melitus, maka kemungkinan terjadi kerusakan pada bagian ...
A. Glomerulus
B. Kapsula Bowman
C. Tubulus proksimal
D. Tubulus distal
E. Lengkung Henle

Pembentukan urine melalui beberapa tahapan, yait:
1. Filtrasi
2. Reabsorpsi
3. Augmentasi

Filtrasi merupakan proses penyaringan darah yang terjadi di glomerulus. Hasil penyaringan berupa filtrat gomerulus atau yang disebut urin primer.

Reabsorbsi merupakan proses lanjutan dari filtrasi yaitu proses penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna seperti glukosa, asam amino, dan ion-ion organik. Reabsorpsi berlangsung di tubulus proksimal.

Augmentasi merupakan proses penambahan zat-zat dan urea yang berlangsung di tubulus distal. Dalam proses augmentasi terbentuklah urin yang sesungguhnya. Urin tersebut dikumpulkan pada tubulus pengumpul dan selanjutnya masuk ke pelvis, dilanjutkan ke organ berikutnya.

Jika urin seseorang mengandung glukosa dan dia tidak menderita diabetes melitus, berarti glukosa tidak diserap kembali pada tahapan reabsorpsi sehingga ikut dikeluarkan bersama urine.

Jadi, karena reabsorpsi berlangsung di tubulus proksimal maka kemungkinan besar terjadi kerusakan pada bagian tubulus kontortus proksimal.
Jawaban : C

Soal 6
Proses pembentukan urin dimulai dengan penyaringan yang terjadi di badan malpighi untuk menghasilkan urin primer.
SEBAB
Badan malpighi yang terdiri dari glomerulus dan kapsula Bowman befungsi dalam proses filtrasi.

Pembahasan :
Proses pembentukan urine dimulai dengan tahapan filtrasi yaitu penyaringan darah yang berlangsung di kapsula Bowman dan glomerulus. Kapsula Bowman dan glomerulus merupakan penyusun badan malpighi.

Jadi, pernyataan benar, alasan benar dan menunjukkan sebab akibat.
Jawaban : A

Soal 7
Ekskresi sebagai salah satu ciri makhluk hidup berfungsi untuk ...
A. Membuang sampah sisa metabolisme
B. Merangsang pengeluaran hormon
C. Menjaga keseimbangan tekanan osmosis tubuh
D. Merombak zat-zat yang tidak diperlukan tubuh
E. Mengeluarkan zat yang berperan dalam metabolisme

Pembahasan :
Sistem ekskresi merupakan salah satu sistem organ yang melibatkan paru-paru, hati, ginjal, dan kulit. Sistem eksresi bertugas untuk mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh.

Eksresi bertujuan untuk membuang racun atau bahan-bahan yang sudah tidak berguna agar tidak menumpuk di dalam tubuh. Hal ini dimaskudkan agar tubuh tidak keracunan.

Jadi, fungsi utamanya adalah membuang sampah sisa metabolisme.
Jawaban : A

Soal 8
Untuk menyesuaikan diri pada kehidupan di laut, ikan harus banyak minum air laut dengan mengeksresikan sedikit urine.
SEBAB
Urin pada ikan laut mengandung urea cukup banyak sehingga meningkatkan tekanan osmosis darah.

Pembahasan :
Tubuh ikan laut bersifat hipotonis terhadap air laut. Secara proses osmosis, air dalam tubuh ikan akan hilang melalui insang. Sebaliknya, konsentrasi ion garam di air laut yang tinggi akan memasuki tubuh ikan.

Jika tidak ada proses homoestatis, ikan akan mati karena terjadi dehidrasi pada tubuhnya. Untuk mengatasi hal tersebut, ikan laut harus meminum banyak air sehingga tidak mengalami dehidrasi.

Selain itu, ginjal pada ikan laut hanya mengandung sedikit glomerulus sehingga ekskresi air yang terjadi hanya sedikit. Dengan kata lain, untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, ikan laut melakukan beberapa hal, yaitu:
1. Terus menerus meminum air
2. Pengeluaran air dilakukan secara osmosis melalui insang
3. Garan diekskresikan secara aktif melalui insang
4. Menghasilkan sedikit urine

Jadi, pernyataan benar tapi alasan salah.
Jawaban : C

Soal 9
Zat-zat yang direabsorbsi pada tubulus kontortus ginjal sehingga menghasilkan urine sekunder adalah ...
1. Glukosa
2. Garam-garam
3. Asam amino
4. Urea

Pembahasan :
Reabsorpsi merupakan proses penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna dari urine primer. Proses ini berlangsung di tubulus kontortus proksimal dan menghasilkan urine sekunder.

Zat-zat yang diserap kembali pada tahapan ini adalah air, glukosa, asam amino, dan ion-ion organik. Jadi, zat yang diserap kembali adalah (1) dan (3).
Jawaban : B

Soal 10
Bila hasil tes urin sesorang dengan reagen Millon Nase diperoleh warna ungu, maka bagian ginjal yang diduga mengalami kelainan adalah ...
A. Glomerulus
B. Tubulus kontortus
C. Vesika urinaria
D. Buluh Malpighi
E. Lengkung Henle

Pembahasan :
Reagen Millon Nase biasa digunakan untuk menguji kandungan protein dalam suatu zat. Setelah ditetesi Millon nase akan terbentuk gumpalan putih.

Kemudian bahan akan dipanaskan. Jika menunjukkan perubahan warna menjadi merah, berarti zat tersebut mengandung protein.

Adanya protein dalam urine merupakan kelainan sistem ekskresi yang disebut albuminuria. Adanya albumin dalam urine merupakan indikasi adanya gangguan pada proses filtrasi yang berlangsung di glomerulus.
Jawaban : A
Ref: https://123belajarlah.blogspot.com
Beri Komentar

0 comments